CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Senin, 28 Oktober 2013

Ilana Tan (Penulis Favoritku)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Ilana Tan
Pekerjaan Novelis
Aliran sastra Roman, fiksi remaja
Ilana Tan adalah seorang novelis Indonesia yang dikenal karena menulis 4 novel roman yang masing-masing novelnya disajikan dengan cerita yang latarnya berbeda-beda. Novel Ilana Tan memiliki keunikan, yaitu tokoh-tokoh dari novel yang satu dengan novel yang lainnya saling berkaitan.[1]
Novel pertamanya berjudul Summer in Seoul, novel keduanya berjudul Autumn in Paris, novel ketiganya berjudul Winter in Tokyo dan novel keempatnya berjudul Spring in London. Masing-masing novel diceritakan di kota-kota besar di dunia, yaitu Seoul (Korea Selatan), Paris (Perancis), Tokyo (Jepang), dan London (Inggris). Dan masing-masing novel diceritakan di musim yang berbeda; Summer (musim panas), Autumn (musim gugur), Winter (musim dingin), dan Spring (musim semi).

Karya

Referensi

Pranala luar

Tips Menulis Novel

room2write_eblast

Bila kalian yang membaca ini adalah seorang penulis amatir yang baru belajar membuat novel, satu hal yang perlu kalian ingat “Jangan menulis novel untuk penerbit” maksudnya banyak sekali orang bermimpi menghasilkan sebuah novel yang bisa diterbitin dan membuat kita menjadi langsung terkenal. Bermimpi seperti itu boleh saja tapi harus diingat bahwa kenyataannya kalian masih “pemula”. Dalam kenyataan tidak ada kesuksesan yang instan butuh sebuah latihan berkali-kali bahkan sering gagal itu adalah suatu kewajaran
Langsung saja ini tips dari saya buat kalian yang ingin bisa membuat novel (bukan tips membuat novel yang langsung terkenal) :
1. Menulislah untuk orang yang kalian sayang.
Misalkan orang tua atau pacar atau sahabat kalian. Seperti yang saya bilang tadi jangan menulis untuk penerbit karena karya yang hebat itu terlahir dari sebuah niat tulus dari pembuatnya, contohnya Laskar pelangi yang awal niatnya hanya untuk hadiah gurunya, malah menjadi buming seperti sekarang. Sebenarnya intinya bukan itu sih, ketika kita membuat karya untuk orang yang kita sayangi maka kita akan memiliki sebuah power tambahan untuk bisa menyelesaikan karya novel kita, karena membuat novel itu butuh kesabaran, komitmen menyelesaikan dan terus berpikir kreatif untuk menemukan ide-ide baru sehingga novel yang kita buat nantinya bisa baik.
menulis-cinta
2. Tulislah apa yang ada dipikiran kalian.
Jangan memikirkan apakah ide yang muncul di kepala itu bagus atau tidak. Kalau ada ide langsung tulis, baru kalau sudah selesai cerita yang kita buat, kita lakukan revisi dan pengeditan.
Woman Beginning to Write in Notebook
3. Tetap komitmen untuk menyelesaikan novel kita.
Jujur pengalaman saya membuat novel pendek sepanjang 130 halaman butuh waktu empat bulan dan pada bulan pertama novel yang saya buat terhapus dari laptop dan parahnya lagi data filenya tidak bisa direcovery akhirnya buat lagi dari awal. Karena saat itu saya membuat novel itu untuk hadiah cewek yang saya suka jadi mau gak mau harus diselesaikan. Singkat cerita novel itu jadi.
1266702962608315
4. Nah setelah cerita novel yang kita buat jadi lalu apakah harus berhenti begitu saja?
Banyak penulis pemula yang setelah menyelesaikan novelnya berhenti pada tahap ini, sebenarnya hal ini adalah sebuah kesalahan. Kenapa?
Setelah selesai menulis pasti berencana untuk menerbitkannya. lalu karya itu dikirim ke penerbit dan parahnya novel ditolak lalu kecewa dan membuat novel lagi! Oya setelah selesai menulis sebaiknya kalian jadikan novel yang kalian tulis ini menjadi sebuah buku, maksudnya? Jadikan benar-benar buku seperti novel yang dijual di toko dan kalian harus membuat sendiri mulai dari desain covernya, ngeprint dan kalau jilidnya minta tolong ke tukang fotokopi biar bagus. Apa gunanya? Kalau boleh saya bilang itu sangat berguna menjadikan novel yang kita tulis menjadi sebuah buku. Banyak yang putus asa membuat novel karena mereka tidak mendapatkan hasil yang nyata. Ketika kita menjadikan novel yang kita buat dalam sebuah buku kita akan merasakan sebuah hasil yang nyata dan terlihat walaupun masih belum bisa lolos seleksi penerbit. Kita akan memiliki kumpulan novel-novel kitayang tersimpan rapi dirak buku dan akan membuat kita bangga dan percaya diri untuk menulis lagi dan ketika kita bisa menyelesaikan satu tulisan maka kemampuan kita akan bertambah dan karya yang tercipta selanjutnya akan lebih sempurna lagi.
13281924711036265791_300x300tag: http://allaboutnovel.wordpress.com/tips-menulis-novel/

Novelis

NOVELIS DI INDONESIA :
1. Hilman Hariwijaya
20120914103021494
Bagi Anda penggemar novel-novel bergenre komedi, tentu sangat akrab dengan nama Lupus. Itu adalah nama tokoh kocak yang diciptakan oleh seorang penulis bernama Hilman Hariwijaya.
Laki-laki yang lahir pada 25 Agustus 1964 ini mulai dikenal sekitar bulan Desember 1986, tepatnya sejak ceritanya berjudul “Lupus” muncul di majalah Hai. Hilman kemudian bekerja sama dengan Boim Lebon (salah satu penulis Indonesia yang terkenal akan cerita kocaknya) dalam penggarapan beberapa cerita Lupus.
2. Helvy Tiana Rosa
hs
Salah satu nama penulis terkenal di Indonesia adalah Helvy Tiana Rosa. Wanita yang dilahirkan di Medan pada 2 April 1970 ini sudah memiliki karya tulis yang sangat banyak. Mulai dari cerpen, novel, bahkan naskah drama.
Penulis wanita ini pun tidak hanya menulis novel, ia juga mendirikan komunitas penulis terkenal bernama Forum Lingkar Pena (FLP) dan sempat menjadi ketua umumnya pada tahun 1997 sampai 2005.
3. Dewi Lestari
203542_6846134641_4927008_n
Penulis terkenal di Indonesia masih cukup banyak, salah satunya adalah Dewi Lestari, atau yang sering disebut dengan “Dee”. Jebolan  grup vokal RSD (Rida Sita Dewi) ini lahir pada 20 Januari 1976 di kota Bandung.
Penulis wanita ini sebenarnya sudah memiliki banyak karya yang dimuat oleh beberapa media. Tapi, nama Dewi Lestari sebagai penulis baru melejit saat munculnya novel Supernova yang cukup fenomenal pada tahun 2001.
Novel terakhir dari Dewi “Dee” Lestari ini adalah Perahu Kertas yang terbit pada tahun 2009.
4. Asma Nadia
asma-nadia-penulis-novel-ummi-_120129233053-714
Nama aslinya adalah Asmarani Rosalba. Sama seperti Helvy Tiana Rosa, penulis wanita yang lahir pada tahun 1972 di kota Jakarta ini sangat aktif di komunitas FLP. Karyanya? Tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.
Sudah puluhan karya tulis yang tercipta dari tangan seorang Asma Nadia, misalnya kumpulan cerpen “Cinta Tak Pernah Mekar”, novel “Rembulan di Mata Ibu”, dan yang berhasil sukses difilmkan adalah “Emak Ingin Naik Haji”.
5. Andrea Hirata
andrea-hirata
Siapa yang tak kenal penulis terkenal di Indonesia yang satu ini. Laki-laki bernama lengkap Andrea Hirata Seman Said Harun ini adalah penulis novel terkenal berjudul “Laskar Pelangi” yang juga difilmkan dan meraup kesuksesan di tanah air.
Laskar Pelangi sendiri adalah novel pertama dari tetralogi novel yang dibuatnya. Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov.
Novel terbarunya yang terbit pada tahun 2010 adalah Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas.
6. Habiburrahman El-Shirazy
habib oke
Anda penggemar film Ayat-Ayat Cinta? Jika iya, Anda tentu tidak asing dengan nama penulisnya. Penulis yang lebih akrab dipanggil Kang Abik ini lahir pada 30 September 1976 di Semarang.
Sarjana lulusan dari Universitas Al-Azhar ini memang populer dengan karya novel “Ayat-Ayat Cinta” yang juga sukses difilmkan. Karya-karyanya yang lain adalah Di Atas Sajadah Cinta yang kemudian menjadi sinetron di salah satu TV swasta, dan yang juga populer adalah Ketika Cinta Bertasbih.
NOVELIS DI LUAR NEGERI
1. Enid Blyton
enid-blyton_792418f

Bila Anda termasuk penggemar cerita fiksi anak, pasti Anda ingat dengan novel “Lima Sekawan”. Novel fiksi yang selalu bercerita tentang petualangan 4 orang anak dan seekor anjing ini berhasil mencuri hati para pembaca.
Penulisnya sendiri adalah warga Inggris yang lahir pada 11 Agustus 1897 dan meninggal pada 28 November 1968. Selain Lima Sekawan, Enid Blyton juga menulis novel dengan tokoh Sapta Siaga dan Pasukan Mau Tahu.
2. J.R.R Tolkien
JRRTolkien-Writing

Nama penulis terkenal yang satu ini mungkin tidak terlalu akrab di telinga masyarakat Indonesia. Tapi film “The Lord of The Rings” yang fenomenal tentu sudah pernah Anda dengar. Film tersebut berdasarkan novel yang ditulis oleh J.R.R Tolkien sekitar tahun 1954-1955.
Novel “The Lord of The Rings” sendiri adalah lanjutan dari novel pertama J.R.R Tolkien yang berjudul “The Hobbit” yang ditulisnya sekitar tahun 1937. Penulis yang berkebangsaan Inggris ini lahir pada 3 Januari 1892 dan meninggal pada 2 September 1973.
3.  Sir Arthur Ignatius Conan Doyle
conan doyle
Anda tentu pernah mendengar nama Sherlock Holmes. Nama ini adalah nama tokoh fiksi yang merupakan seorang detektif dengan kemampuan otaknya yang sangat cerdas. Siapa penciptanya? Siapa lagi kalau bukan Sir Arthur Ignatius Conan Doyle.
Seorang laki-laki berkebangsaan Inggris yang lahir pada 22 Mei 1859 dan meninggal pada 7 Juli 1930. Tokoh detektif Sherlock Holmes sendiri lahir tahun 1886 dan terinspirasi oleh salah satu dosen Doyle bernama Dr.Joseph Bell.
4. J.K Rowling
979_102743-004-EC818A89
Nama penulis terkenal yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi. J.K Rowling, namanya langsung melejit seiring dengan naiknya kepopuleran Harry Potter, si anak penyihir yang memiliki bekas luka di dahi.
Pada awal tahun 1990-an, penulis wanita ini mendapat ide untuk menulis kisah Harry Potter. Di tengah kesulitan ekonomi, J.K Rowling harus menulis di lembaran-lembaran tissue yang dilakukan di kedai-kedai kopi. Walau sempat ditolak penerbit beberapa kali, akhirnya Harry Potter pun berhasil diterbitkan, bahkan melejit di berbagai belahan dunia.
Single parent yang awalnya berbelas kali ditolak naskahnya oleh penerbit ini, akhirnya meraih sukses dengan terbitnya Harry Potter and The Sorcerer Stone. Ia tercatat sebagai penulis terkaya saat ini. Tahun 2009-2010 harta yang diraihnya sekitar 170 juta Pounds atau 9 dollar per detik. JK Rowling dikabarkan memiliki total aset sejumlah 560 juta pounds.
5.Agatha Christie
Agatha_Christie01a
Bagi penggemar novel detektif, Anda tentu tidak asing dengan nama penulis terkenal yang satu ini. Agatha Christie yang lahir pada 15 September 1890 dan meninggal pada 12 Januari 1976, telah menulis sedikitnya 80 cerita kriminal yang sangat rumit, baik dalam bentuk novel maupun cerita untuk sandiwara teater.
Hercule Poirot dan Miss Marple adalah tokoh fiksi yang ia ciptakan untuk memecahkan kasus-kasus pelik dalam ceritanya. Alur cerita yang rumit, teka-teki yang memusingkan, dan akhir cerita yang kadang mengejutkan, telah membuat banyak pembaca jatuh hati pada penulis wanita yang satu ini.
NAMA PENULIS TERKAYA DAN TERKENAL DI DUNIA
Walaupun beberapa waktu belakangan ini dunia penerbitan buku sedang mengalami masa-masa suram karena kehadiran beberapa situs download buku dan e book, ternyata beberapa nama penulis terkenal dunia tidak terpengaruh sama sekali pada kelesuan itu. Para penulis tersebut malah mengalami kenaikan drastis pada angka kekayaannya, karena buku yang dihasilkan menjadi best seller.
1.James Patterson
James-Patterson-qi51qh
Lelaki ini adalah pemilik sebuah penerbitan di Amerika yang bernama Hachette, sekaligus juga penulis. Novel terbarunya, A Long Came a Spider, menghasilkan 30 juta pounds.
2. Stephanie Meyer
SM(6)
Kekayaan wanita ini mencapai 40 juta dolar. Nama penulis terkenal dunia ini mulai tenar sejak karya best sellernya yaitu tetralogi Twilight, yang berkisah tentang percintaan manusia, vampire dan manusia setengah srigala launching di awal tahun 2008. Twilight Saga, buku pertama dari tetralogi tersebut, menjadi pembuka kesuksesan Stephanie Meyer.
3. Stephen King 
stephen_king_writer
Penulis novel thriller ini karyanya telah lama menjadi perhatian masyarakat dunia. Kekayaannya tercatat hingga lebih dari 34 juta dolar. Karya-karyanya atara lain IT, Congo, serta yang paling baru adalah Under The Dome.
4.Ken Follet
ken-follet

Pundi-pundi hasil menulisnya mencapai 20 juta dolar. Karya terbarunya, Pilars Of The Earth, juga masuk dalam deretan buku booming di Amerika.
5. Danielle Steel
danielle_steel
Penulis wanita yang sudah gaek ini, masih mampu meraih pundi-pundi sebesar 32 juta dolar hingga saat ini. Ia terkenal sebagai penulis seabrek novel bertema romantis yang telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa termasuk bahasa Indonesia. Danielle dibayar per bukunya sebesar 7 juta dolar saat ini.
6. Nicholas Sparks
nicholas-sparks1
Tema yang diangkat oleh Nicholas Sparks dalam bukunya kebanyakan adalah tema romance atau percintaan. Ia mampu mengumpulkan hingga 14 juta dolar dari royalti penjualan bukunya.
Nah, itu beberapa novelis hebat yang telah menghasilkan karya yang disukai banyak orang. Semoga dapat mempacu semangat novelicious untuk dapat menjadi seperti mereka. Kuncinya adalah selalu rajin menulis dan pantang menyerah ! :)
FIGHTING !

tag:  http://allaboutnovel.wordpress.com/novelis/

Jenis-Jenis Novel


Novel berdasarkan kebenaran cerita :
Fiksi : Isi cerita novel hanya berdasarkan khayalan penulis dan tidak berdasarkan cerita nyata. Baik dari alur
Non Fiksi : Isi cerita novel berdasarkan cerita nyata.

Novel berdasarkan genre :
1.      Romantis : Novel yang berkisahkan tentang percintaan dan kasih sayang. Biasanya disertai intrik-intrik yang menimbulkan konflik.
Contoh : Novel Summer In Seoul, Autumn In Paris, Winter In Tokyo, dan Spring In London karya Ilana Tan.
novel-ilana-tan-2
2. Horor : Memiliki cerita yang menegangkan, seram, dan membuat pembacanya berdebar-debar. Berhubungan dengan makhluk-makhluk gaib dan berbau supranatural.
Contoh : Novel Dracula karya Bram Stoker
180px-Dracula1st
3 .Misteri : Jenis novel ini lebih rumit dan dipenuhi teka-teki yang harus dipecahkan. Biasanya disukai pembaca karena membuat rasa penasaran dari awal sampai akhir.
Contoh: Novel Sherlock Holmes karya Sir Arthur Conan Doyle.
sh-09
4.Komedi : Dilihat dari namanya novel ini memiliki unsur-unsur lucu dan humor. Sehingga bisa membuat pembacanya terhibur dan sampai tertawa terbahak-bahak.
Contoh : Novel Mamut Merah Jambu karya Raditya Dika.
mmj-cover1
5. Inspiratif : Jenis novel yang dapat menginspirasi banyak orang.Banyak mengandung nilai-nilai moral dan hikmah yang adapat diambil dalam novel ini.
Contoh : Novel Chairul Tanjung Si Anak Singkong.







cT Si Anak Singkong-8x6

jenis-jenis fiksi

Jenis-jenis Cerita Fiksi

Cerita Fiksi
Rismiati & Mulandari mengungkapkan bahwa cerita fiksi adalah sejenis karangan yang menceritakan peristiwa-peristiwa tertentu secara fiksi.
Kanto –dalam Rismiati & Mulandari–  mengatakan bahwa cerita fiksi adalah cerita tentang peristiwa-peristiwa yang dapat menghidupkan daya khayal anak.
Hemi dan Hendy menambahkan bahwa cerita fiksi adalah cerita rekaan berdasarkan angan-angan atau fantasi, bukan berdasarkan fakta atau kejadian yang sesungguhnya.
Mawoto, Suyatmi, dan Suyitno menambahkan bahwa cerita fiksi merupakan hasil olahan imajinasi seorang pengarang berdasarkan pandangan, tafsiran, dan penilaiannya terhadap peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi secara nyata ataupun yang hanya terjadi dalam khayalan penulis saja.

Jenis-jenis Cerita Fiksi

Jenis cerita fiksi menurut, Badudu :
Narasi, yaitu betuk karangan yang menceritakan suatu kejadian atau peristiwa yang disusun menurut urutan waktu.
Deskripsi, adalah jenis karangan yang isinya melukiskan atau menggambarkan sesuatu berdasarkan hasil pengamatan panca indera kita disertai bukti-bukti yang kuat, misalnya dengan angka, grafik, peta, gambar. Seolah-olah pembaca menyaksikan kejadian atau sesuatu yang ditulisnya itu.
Persuasi, adalah seni verbal yang bertujuan untuk meyakinkan seseorang agar melakukan sesuatu yang dikehendaki pembicara pada waktu ini atau pada waktu yang akan datang, untuk melakukan sesuatu serta mengambil keputusan yang benar dan bijaksana serta dilakukan tanpa paksaan.
Argumentasi, adalah suatu bentuk retoriks yang berusaha mempengaruhi sikap dan penapat orang lain, agar mereka percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan keinginan penulis atau pembicara.
Eksposisi, adalah menerangkan dan menguraikan suatu pokok pikiran yang dapat memperluas pandangan atau pengetahuan pembaca dengan tidak berusaha mempengaruhi pendapat seseorang.
Untuk cerita fiksi-nya sendiri, dibedakan menjadi :
Novel ialah cerita yang melukiskan pengalaman manusia yang isinya lebih singkat atau pendek dan belum ada penyelesaian yang sempurna. Novel ini berkembang dengan pesatnya pada pengarang angkatan 45. Contoh : Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma (Idrus), Kawan Bergelut (Suman Hasibuan), Aku (Idrus).
Cerpen ialah karangan yang menguraikan suatu peristiwa atau melukiskan sesuatu kejadian dalam sepintas kilas, sehingga penyelesaiannya belum ada. Contoh : Hujan Kepagian (kumpulan cerpen) oleh Nugroho Noto Susanto, Robohnya Surau Kami (kumpulan cerpen) oleh AA Navis.
Roman ialah cerita tentang percintaan. Contoh : Si Jamin karya Aman Datuk Majdoindo.
Suherli, Sumadiputra dan Sofidar (1987) menambahkan bahwa macam-macam cerita fiksi yang banyak dibaca anak sekolah adalah :
Dongeng. merupakan percakapan yang dituturkan atau diceritakan kembali dari mulut ke mulut. Ceritanya buatan semata-mata, khayal, lucu, dan ajaib. Tujuan utamanya hanya sebagai penghibur sedih dan pelipur lara. Isinya banyak mengandung nasihat serta gambaran hidup seseorang.
Isi dongeng tersebut ada bermacam-macam, yaitu :
1. Dongeng komedi.
2. Fabel adalah dongeng yang menceritakan tentang binatang-binatang yang bertingkah laku seperti manusia. Dongeng binatang kebanyakan mengandung nasihat atau pengajaran kepada anak-anak melalui kiasan yang terkandung didalam cerita karena itu dongeng binatang atau fabel mengandung unsur didaktif dan edukatif. Dalam dongeng binatang dilukiskan bahwa hewan dapat berbicara, berbuat, bertindak seperti manusia.
3. Legenda adalah dongeng khayal yang semata-mata dihubungkan dengan asal-usul suatu tempat atau daerah, gunung, kota, dan sebagainya.
4. Mite adalah dongeng tentang kepercayaan masyarakat.
5. Sage adalah dongeng yang berhubungan dengan peristiwa atau mengandung unsur-unsur sejarah. Contoh : Lutung Kasarung.
6. Hikayat. Berasal dari bahasa arab yang berarti cerita. Hikayat adalah cerita khayal tentang kehidupan raja-raja. Para menteri dan hulubalangnya engan penuh keindahan, kesaktian, dan keanehan serta ceritanya diselingi dengan peperangan.
7. Silsilah atau sejarah adalah cerita tentang asal-usul raja dan kaum bangsawan serta kejadian-kejadian penting dalam istana.

Unsur-unsur Cerita Fiksi

Adapun unsur-unsur yang terkandung dalam fiksi yang harus dipahami pendongeng sebelum bercerita kepada anak, yaitu:
a. Tema, ialah dasar atau makna suatu cerita.
b. Ketegangan, ialah cara menyusun suatu cerita sehingga pembaca tahu yang akan terjadi selanjutnya.
c. Alur, ialah struktur gerak alam fiksi.
d. Penokohan, ialah pelukisan pribadi tokoh agar pembaca dapat mengerti, mengetahui rupa, pribadi atau watak tokoh cerita itu.
e. Konflik, ialah tempat tokoh utama berjuang untuk mengatasi segala kesukaran demi tercapainya tujuan.
f. Latar, ialah latar belakang fisik, unsur, tempat dan ruang dalam suatu cerita.
g. Kesatuan, ialah rasa keseluruhan atau rasa kesatuan yang mengandung suatu makna keseluruhan.
h. Logika, ialah hubungan yang terdapat antara tokoh dengan tokoh, antara pelaku dengan pelaku, antara tokoh dengan latar.
i. Penafsiran, ialah penafsiran pembaca terhadap nilai-nilai, pandangan, dan kehidupan tertentu dalam suatu fiksi.
j. Tokoh dan laku, ialah kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam cerita fiksi. Pembaca dan pendengar dapat melihat tokoh itu dengan jelas melalui laku atau aksi.
k. Gaya, ialah pemilihan dan penyusunan bahasa, dengan gaya dapat diketahui cara pengarang menata bahan untuk menguji suatu efek tertentu.
***
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa, unsur-unsur dalam cerita fiksi berguna untuk memberikan gambaran kepada anak mengenai cerita yang didengar dari awal hingga akhir cerita, sehingga anak dapat mengikuti cerita dengan menempatkan diri sebagai tokoh dan yang dialami oleh tokoh dalam cerita. Dengan demikian, anak akan merasakan seakan-akan kisah dalam cerita adalah kisah yang dialaminya sendiri yang nantinya dapat menyebabkan anak dapat menangis, meluapkan kegembiraannya atau bangga karena kemenangan.

Cara Penyampaian Cerita

Penyampaian dongeng dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
- Tuturkan secara lambat (tidak buru-buru) dan jelas. Makin muda usia anak, sebaiknya pelan agar anak dapat menyerap dan memahami cerita.
- Nada suara sebaiknya normal dan santai.
- Kecepatan irama suara sesuai kebutuhan teks. Misalnya saat membangun ketegangan-ketegangan.
- Variasikan nada suara pada berbagai karakter. Hal ini akan lebih mendramatisir dialog dan menghidupkan karakter yang ada. Lakukan secara wajar karena jika berlebihan yang diingat anak justru suara dan bukan ceritanya.
- Jika ada ilustrasi, peganglah buku tersebut sehingga anak dapat melihatnya.
Gunakan telunjuk untuk menunjuk barisan kalimat yang sedang dibaca tanpa menutupi gambar ilustrasinya.
- Alat bantu juga bisa digunakan. Misalnya pensil atau boneka tangan. Penggunaan alat peraga ini biasanya sangat efektif untuk anak-anak yang lebih kecil.
- Beri tanggapan pada reaksi atau komentar yang dilontarkan anak atas cerita yang dibacakan.
Selain cara penyampaian dongeng yang baik dan benar, yang perlu diperhatikan lagi supaya dongeng dapat menarik perhatian anak adalah siapa yang menyampaikan dan waktu penyampaiannya. Dongeng dapat menarik perhatian anak bila disampaikan oleh orang yang ahli mendongeng, karena dapat lebih menjiwai dan ekspresif sesuai dengan cerita dongeng. Waktu yang dibutuhkan dalam mendongeng sekitar 15 – 20 menit untuk satu cerita.
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa cara penyampaian cerita yang baik adalah : penuturannya tidak buru-buru, nada suara normal dan santai, irama suara sesuai kebutuhan teks, variasikan nada suara pada berbagai karakter, peganglah buku tersebut sehingga anak dapat melihat ilustrasi gambar yang ada, gunakan alat batu jika perlu, beri tanggapan pada reaksi atau komentar yang dilontarkan anak atas cerita yang dibacakan, dan bacakan selama 15 – 20 menit.
[dari berbagai sumber]

Sinopsis Novel Perahu Kertas


Penulis: Dee (Dewi Lestari)
Penerbit: Bentang Pustaka/Truedee
Terbit Pertama Kali: 2010
Jumlah Halaman: 444



Novel Perahu Kertas dimulai dengan kisah seorang anak muda bernama Keenan. Ia seorang remaja yang baru saja menyelesaikan sekolah menengah atas-nya di Belanda, tepatnya di Amsterdam. Keenan menetap di Negara tersebut selama hampir 6 tahun lamanya, bersama sang nenek. Keenan terlahir dengan cita-cita menjadi pelukis. Namun, ia dipaksa untuk kembali ke Indonesia oleh sang Ayah. Keluarganya tidak mendukung Keenan menjadi seorang pelukis. Ia pada akhirnya memulai perkuliahan di salah satu Universitas di Bandung. Ia mengalah dan memutuskan untuk belajar di Fakultas Ekonomi.

Tokoh sentral lainnya adalah wanita bertubuh mungil bernama Kugy. Ia digambarkan dengan kepribadian yang riang dan ceria. Berbeda dengan Keenan yang cenderung dingin dan kaku. Kugy juga merupakan sosok yang eksentrik pun nyentrik. Ia akan sangat mudah dikenali jika ada di dalam kerumunan. Kugy menggilai dongeng dan kisah klasik. Sedari kecil ia bercita-cita menjadi seorang penulis dongeng. Ia memiliki sejumlah koleksi buku dongeng, ingin penjadi seorang perancang dongen pun juru dongeng. Namun di tengah impiannya yang menggebu, kenyataan memaksanya sadar bahwa penulis dongen bukan profesi yang banyak menghasilkan materi. Kugy dipaksa untuk menyimpan mimpinya demi sebuah rasionalitas pun realisme. Meski demikian, tokoh Kugy ini tidak patah arang. Ia mencintai dunia tulis-menulis. Hal ini yang membuat ia melanjutkan pendidikannya di Fakultas Sastra di salah satu Universitas di Bandung. Tempat kuliah yang sama dengan tokoh lainnya, Keenan.

Pertemuan antara kedua tokoh ini tak terlepas dari tokoh lain yakni Noni dan Eko. Noni tokoh pendukung cerita yang merupakan sahabat dekat Kugy. Sementara itu, Eko adalah sepupu Keenan. Pertemuan pertama Kugy dan Keenan adalah momen dimana Eko dan Noni menjemput Keenan yang baru tiba di Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, Kugy pun Keenan menjalin persahabatan bersama Eko dan Noni. Diam-diam, mereka saling mengagumi. Kugy yang senang bercerita lewat dongeng merasa takjub bertemu dengan Keenan, seseorang yang mampu bercerita lewat gambar. Mereka diam-diam jatuh cinta dalam diam. Namun, kondisi menuntut mereka untuk terus diam dan menebak. “Diam”-nya mereka terhadap perasaan masing-masing semakin menjadi dikarenakan Kugy telah memiliki pacar bernama Ojos atau Joshua. Sementara itu, Keenan yang belum memiliki pasangan, hendak dijodohkan dengan tokoh bernama Wanda. Wanda sendiri adalah seorang Kurator. Hal ini yang membuat Eko juga Noni bersemangat mendekatkannya dengan Keenan yang jago melukis.

Persahabatan Kugy, Keenan, Eko dan Noni berjalan apa adanya. Namun lambat laun mereka renggang. Kugy sibuk dengan muridnya di sekolah darurat. Ia menjadi salah satu guru relawan. Ia mengajar dengan cara mendongeng. Anak-anak yang semula usil pada Kugy, berbalik suka berkat dongeng petualangan berjudul “Jenderal Pilik dan Pasukan Alit”. Dongeng tersebut dituliskan Kugy dalam sebuah buku. Di waktu mendatang, buku dongeng tersebut ia berikan pada Keenan.

Lain lagi dengan Keenan, ia juga sibuk dengan kehidupannya termasuk kedekatannya dengan Wanda. Pada mulanya, hubungan mereka baik-baik saja. Namun, beberapa waktu hubungan tersebut menjadi pelik dan menghentak Keenan. Ia menyadari bahwa apa yang ia berusaha bangun, hancur dalam hitungan waktu semalam. Ia sedih, remuk dan kecewa. Keenan pun memutuskan untuk meninggalkan Kota Bandung menuju Kota Bali. Di Pulau Dewata tersebut, Keenan tinggal dengan Pak Wayan. Sahabat ibunya.

Sebelum pergi, Kugy memberi Keenan buku dongen “Jenderal Pilik dan Pasukan Alit”. Keenan membawanya ke Bali. Di tempat Pak Wayan, perlahan Keenan membangun hidup dan mimpinya kembali. Ia hidup bersama banyak seniman dan menjadikan naluri seninya dalam melukis semakin terasah. Di Bali, Keenan mengagumi Luhde Laksmi, keponakan Pak Wayan. Pada akhirnya, Setelah beberapa waktu, Keenan menjadi salah satu pelukis yang karyanya diburu. Ia menciptakan serial lukisan yang digemari kolektor. Kisah tersebut adalah dongeng yang sebelumnya Kugy berikan.

Sementara itu, selepas kuliah Kugy kembali ke Jakarta dan menjadi seorang Copywriter. Ia kemudian menjalin hubungan dengan atasannya yang juga merupakan karib kakaknya. Ia dan Remi menjalin hubungan meski diam-diam Kugy masih sering mengenang Keenan. Sampai suatu waktu, Kugy kembali bertemu dengan Keenan yang terpaksa meninggalkan Bali karena ayahnya terkena serangan stroke. Keenan harus melanjutkan perusahaan ayahnya. Pertemuan Kugy dan Keenan di kondisi yang berbeda ini membuat mereka tak bisa lagi menahan perasaan masing-masing. Konflik dimulai dari sini.

Secara umum, Dee mengemas cerita cinta ini dengan sederhana namun sarat makna. Kisah ini tentang pencarian cinta yang dibiarkan mengalir hingga kebali bermuara seperti perahu kertas. Melalui Kugy dan Keenan, Dee menyajikan cerita cinta yang biasa namun dalam. Pemilihan kata serta alur taktis membuat kisah di dalam novel Perahu Kertas ini menarik untuk dibaca. Meski temanya teramat ringan, namun signatur dee dalam derita ini sama memikatnya dengan buku bertema berat milik dee lainnya.

Sinopsis novel Perahu Kertas ini hanya menguak cerita dalam garis besar saja. Mungkin saja Anda akan jatuh cinta pada detil cerita jika Anda membaca buku ini langsung. Kualitas Dee sebagai salah satu penulis berbakat Indonesia tentu merupakan jaminan tersendiri. Selamat berburu novel Perahu Kertas Ya!
 
 
sumber:
http://sinopsisnovelku.blogspot.com/2013/02/sinopsis-novel-perahu-kertas.html

5 Jenis Sastra Tradisional

Istilah “tradisional” dalam kesastraan (traditional literature atau folk literature) menunjukkan bahwa bentuk itu berasal dari cerita yang telah mentradisi, Jadi tidak diketahui kapan mulainya dan siapa penciptanya, dan kisahkan secara turun temurun secara lisan.

Jenis cerita yang dikelompokkan ke dalam genre ini adalah fabel, dongeng
rakyat, mitologi, legenda dan epos  hmm mungkin ada yang lain ??
cerita rakyat dan sastra tradisional
cerita rakyat
            Istilah tradisional dalam kesastraan tradisional menunjukan bahwa bentuk itu berasal dari cerita yang telah mentradisi, tidak diketahui kapan mulainya dan siapa penciptanya dan dikisahkan secara turun-temurun melalui lisan.
            Didunia ini ditemukan  banyak sekali cerita rakyat, tidak terhitung jumlahnya, dan menjadi bagian kebudayaan masyarakat pemiliknya. Tampaknya ada banyak cerita tradisional yang bersifat ‘universal’ , misalnya kisah Cinderella yang ternyata di negara lainnya memiliki kisah semacam itu yang mirip. Sub sastra tradisional meliputi, :
1)   Fabel
Fabel adalah cerita binatang yang dimaksudkan sebagai personifikasi karakter manusia. Tokoh cerita dalam fabel adalah binatang-binatang yang dapat berperan layaknya manusia.
Cerita fabel secara umum tidak panjang, di dalamnya terdapat pesan moral yang secara nyata disampaikan di akhir cerita. Pemilihan tokoh binatang dalam fabel dimksudkan agar pesan moral yang disampaikan menjadi lebih konkret disamping pembaca tidak merasa digurui. Setting pada fabel sendiri pada umumnya mengacu pada masa lampau.
Dongeng rakyat atau biasa disebut dongeng rakyat merupakan karya sastra yang diceritakan secara lisan dan turun-temurun. Dongeng pun memuat kandungan moral yang sangat terlihat jelas sisi baik dan buruknya.
Tokoh dalam dongeng bisa sesama manusia ataupun divariasi dengan makhluk lain seperti binatang dan makhluk halus.
Alur cerita dongeng biasanya progresif untuk lebih mudah memahami jalannya cerita. Konflik pada dongeng tidak terlalu rumit, juga klimaks biasa ditempatkan pada akhir kisah. Penutup dongeng berupa nada sentimental yakni kata yang biasanya ‘Akhirnya mereka hidup bahagia..’. Dongeng bersifat universal dimana dongeng dapat ditemukan di berbagai negara .
3)   Mitos
Mitos merupakan cerita masa lampau yang berhubungan dengan dewa-dewa maupun kehidupan supernatural yang lain. Dimana disetiap negara memiliki karakteristik mitos yang berbeda.
Mitos biasanya menampilkan cerita tentang kepahlawanan, asla-usul alam, manusia atau bangsa yang dipahami memiliki kekuatan suci. Kebenaran mitos sebenarnya dapat dipertanyakan namun masyarkat disekitar tempat berkembangnya mitos tersebut tidak mempersoalkan atau bahkan meyakininya.
Mitos- mitos yang berkembang di Indonesia sebagai contoh adalah cerita tentang Dewi Sri, Nyai Rara Kidul, dll. Alur cerita pada mitos bisa tunggal atau ganda yang dikaitkan dengan tokoh-tokoh. Mitos berkisah tentang berbagai persoalan kehidupan yang di dalamnya terdapat kehebatan-kehebatan tertentu yang diluar jangkauan manusia.
4)   Legenda
Legenda sering dirancukan dengan mitologi. Betapapun demikian ciri khas legenda adalah terdapat kaitan dengan kebenaran sejarah dan kurang berkaitan dengan masalah supranatural.
Kebenaran legenda dipertanyakan atau tidak bisa dipertanggungjawabkan. Legenda menampilkan tokoh-tokoh heo yang menampilkan aksi yang sangat mengesankan.  Contoh dari legenda misalkan Rara Jonggrang, Sang Kuriang, dsb.
5)   Epos
Epos merupakan sebuah cerita panjang yang berbentuk syair (puisi) dengan pengarangnya yang tidak pernah diketahui.
Iepos menceritakan kisah kepahlawanan seorang tokoh hero. Cerita epos sarat dengan ajaran moral karena aksi-aksi tokoh yang hebat, dan berani layakna sebagai pahlawan yang ideal baik fisik maupun moral. Cerita Panji, Mahabarata, Ramayanalah yang menjadi contoh cerita epos.

baca selengkap nya di 5 Jenis Sastra Tradisional | ABDISR BLOGGER
Follow us: @abdisrblogger on Twitter | abdisrblogger on Facebook

By Abdisr Blogger

Bayangan Dirinya Part 2

Waktu semakin berlalu, dengan berat ia tinggalkan anak-anak itu dan bergegas keluar dari ruangan. Karin berlari ke ruangan Juli yang tak jauh dari tempatnya, langkahnya terhenti saat sampai di ambang pintu. Perlahan ia dorong pintu itu, setengah matanya terpejam menanti pintu sepenuhnya terbuka. "Pagi semua, maaf aku terlambat" sapa Karin. Ia terkejut menatap penghuni ruangan , Juli dan seorang pasien menatapnya heran. Sial, umpatnya dalam hati. "baiklah mungkin Doni bisa melakukan rawat jalan, biar saya siapkan perawat untuknya..." lanjut Juli tanpa peduli ucapannya, Karin menunduk dengan wajah memerah. Ia berjalan menuju tempat kecil di ujung ruangan. Bodoh, batinnya. "Dok, apakah gadis tadi perawat" sayup-sayup ia dengar pembicaraan laki-laki itu dengan Juli, ia menelan ludah dalam-dalam. Apakah ia akan mencelaku? Gumamnya. "iya" " saya ingin dia jadi perawat kakak saya" ujar orang itu lagi. "jadi perawatnya" gumam Karin heran. "apakah boleh?" "oh tentu saja boleh, biar nanti saya bicara dengannya" jawab Juli Karin masih tak percaya mendengar ucapan orang itu, pikirannya melayang tak karuan. " Karin" panggil Juli membuyarkan lamunannya. "hah.." jawab Karin setengah sadar "gue mau ngomong ama lo" ia segera menuruti perintah Juli dan bergegas menuju tempat duduk di depan Juli. "ada apa?" tanyanya "Pak Trya bilang, dia mau lo jadi perawat kakaknya" jawab Juli "trus..." "iya, lo harus dateng ke rumahnya besok jam 06.30, jangan telat" tegas Juli "lo serius?" "iya, dia mau lo on time. Trus juga sekalian kemasin barang-barang lo, karena dia minta lo buat tinggal di rumahnya sementara waktu" "hah.. Emang harus ya, Kenapa nggak setengah hari aja?" tawar Karin " gini ya nona. karena pak Trya sibuk, jadi dia butuh lo buat jaga kakaknya. Yah meski kakaknya juga sibuk, lagian lumayan Rin. Untuk sementara waktu lo nggak perlu ngeluarin uang buat makan, karena pasti makan lo ditanggung pak Trya, ditambah lagi lo nggak bakal telat kalo kerja. Iya nggak?" jelas Juli. "iya juga ya, kalo gitu gue bisa nabung" ujarnya "makannya, lo jangan kebanyakan protes " "siapa yang protes, gue cuma lagi mikir-mikir" "hmm, terserah lo dah. Jangan lupa besok 06.30, don't late, jangan kaya tadi" goda Juli "iya, gue telat juga buat ngunjungin kamar sebelah" gerutu Karin "masih ke anak-anak itu, ya ampun. Lo nggak berubah ya, masih kayak dulu" "biarin, lagipula mereka manis kok" jawab Karin. Obrolan mereka begitu hangat, tak terlihat batasan antara dokter dan perawat. Tawa mereka menggelegar menepis keheningan di ruang itu, namun Karin lebih bahagia, baru kali ini ia diminta menjadi perawat pribadi.
 ------------------------------------------------------------------------------------
 pukul 06.30, Karin berdiri tepat di depan rumah Trya, ia amati kertas bertuliskan alamat itu, semua sama seperti ditulis dalam kertas. Karin bergegas masuk ke halaman rumah, ditatapnya seluruh penjuru halaman. Rasanya aku akan betah di sini. Pikirnya. "Gukk.. Guk...!!" suara gonggongan anjing membuyarkan pikirannya. Seekor bull dog menggonggong ke arahnya, Karin menatap bull dog itu dan mulai mendekat. "tenang, aku bukan penjahat, apa majikanmu ada" celotehnya sambil mengelus pelan kepala si anjing. Anjing itu hanya menggonggong ke arahnya, Karin tersenyum simpul. "Siapa namamu manis?" Tanya Karin sambil mengelus leher si anjing. Tak ada gonggongan yang terdengar, anjing itu mulai luluh. Karin mengelus lagi kepala bull dog itu. "aku punya sesuatu untukmu, sebentar" ujar Karin, ia merogoh ke dalam tas, diambilnya mainan berbentuk tulang." ini, meski bukan tulang sungguhan, tapi masih bisa digunakan untuk bermain" lanjutnya meletakkan mainan itu di hadapan si anjing. "Baiklah, selamat bersenang-senang" ujar Karin, ia kembali berjalan menuju pintu utama. Karin menekan bel yang ada di ujung pintu, tak ada sahutan. Sekali lagi ia menekan bel, terdengar derap kaki seseorang mendekat ke arah pintu. Tak lama terlihat seorang laki-laki seusianya membukakan pintu, ia orang yang sama saat ada di ruangan kerja Juli. " maaf, Pak Trya ada?" tanya Karin pada laki-laki itu. "iya, saya pak Trya. Kamu perawat kemarin kan?" tanya laki-laki itu dengan tawa yang tertahan. "eh, iya" jawab Karin dengan pipi yang mulai memerah. "silahkan masuk, biar bi' Inah yang bawa barang-barangmu" ujar Trya "Nggak usah, saya bisa bawa sendiri kok" tolak Karin halus. "ya sudah, biar aku tunjukkan kamarmu" Karin berjalan mengekor di belakang Trya, matanya tak berhenti mengamati setiap sudut ruangan. "oh iya, gimana cara kamu masuk?" tanya Trya. "maksdunya pak?" jawab Karin bingung. Trya tersenyum menatap kepolosan Karin. "gimana kamu bisa sampai di depan pintu tadi, di sana kan ada bull dog" jelas Trya "oh itu, entahlah, memang bull dognya kenapa pak?" tanyanya lagi. "Missi tuh anjing galak, banyak tamu yang dateng, tapi nggak berani masuk" jelas trya" jadi kalo ada tamu, tinggal dengerin aja si Missi gonggong, kalo nggonggongnya lama, berarti ada tamu, tapi kalo nggak berarti nggak ada tamu" lanjutnya. "pantesan tadi pak Trya lama bukain pintu" celetuk Karin. "hehe iya, aku fikir kak Doni, jadi aku agak males bukannya" jelas Trya." oh iya tadi kamu digalakkin nggak sama Missi?" tanya Trya. "yah dikit sih" jawabnya "hmm, baguslah" ujar Trya "ini kamarmu, maaf ya kalo kurang nyaman. Kalo ada apa-apa bisa panggil bi' Inah" lanjutnya "iya pak" "jangan pangil aku pak, aku masih muda. Panggil aja Trya" pintanya "iya pak, maaf maksudku Trya" ujar Karin gugup. " yaudah, aku tinggal dulu" ujar Trya tersenyum, ia berlalu dengan tatapan mata yang masih memandang Karin. Karin tersenyum membalas tatapan itu, hingga Trya berlalu dari pandangannya. Orang-orang itu begitu baik. Batin Karin. Ia membuka pintu kamar yang tak terkunci, perlahan ia jinjing barang-barangnya ke dalam. "wow, keren banget nih kamar" ujarnya, ia rebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Matanya terpejam untuk sementara waktu, tak lama ia bangkit dan mengamati kamarnya. " apa itu balcon?" gumam Karin menatap sebuah pintu kaca yang ada di sudut ruangan. Ia mendekat ke arah pintu itu, wajahnya takjub menatap pemandangan di luar. Ia tak pernah merasa sebahagia ini, ia kembali menatap ke arah halaman, missi terlihat asik memainkan tulang-tulangan yang ia beri tadi. Anjing manis. Gumamnya.
 ---------------------------------------------
"Hoam.." Karin menguap setelah beberapa jam lalu terlelap. Ia menatap jam dinding di kamarnya, pukul 12.30 berjam-jam ia terlelap, diusapnya kedua mata yang sayu setelah tertidur berjam-jam. Ia keluar dan berjalan menuju dapur. Sepi sekali rumah ini. Batinnya. "eh non Karin udah bangun" sambut bi' Inah. "bibi' tau nama saya?" tanya Karin heran. "ya iyalah non, den Trya yang kasih tau saya" jelas bi' Inah." non Karin lapar? Biar saya siapkan makan siang" lanjuntya. "nggak bi' , oh iya Trya mana bi'?" " dia ke kantor non," jawab bi' Inah."tadi dia sempat pesen kalo non Karin bangun, den Trya minta non, buat nyiapin obat den Doni" " Doni?" "iya dia kakak den Trya" "oh, iya bakal saya siapin." ujar Karin. Ia mengambil satu gelas air dan meneguk habis air itu. Doni? Dasar Juli, nggak ngasih tau nama kakak Trya. Batin Karin kesal. Ia merogoh saku celananya, dan mengambil sebuah ponsel. Karin mencari no. Hp juli dan segera menghubunginya. " Hallo" " iya, ada apa rin?" tanya Juli. "gue mau nanya, si Doni tuh sakit apa sih?" tanyanya. "Ya ampun, gue lupa kasih tau lo, dia penderita leukimia" jawabnya." udah dulu ya, ada pasien nih" sambung Juli segera menutup saluran telfon. Karin meletakkan ponselnya, sebuah kenyataan yang tak dapat dihindari. ia harus berhadapan dengan penyakit yang merenggut nyawa ibunya, rasa iba muncul dalam benaknya. kenapa harus leukemia? teriaknya dalam hati, rasa pesimis kini mulai menghantuinya, apa aku bisa membantu Doni? gumamnya dalam hati.
 ---------------------------------------------
(to be continue)

Bayangan Dirinya Part 1

Karin berjalan diantara rintikkan gerimis yang mulai deras, pandangannya tertuju ke arah jalan, sesekali ia berhenti untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju stasiun, tak ada angkutan umum tersisa, hanya beberapa sepeda motor berlalu lalang, taxipun tak terlihat hari ini. Suasana kota begitu sunyi, hanya suara gerimis mengalun mengiringi langkah Karin. Sepanjang jalan ia teringat seseorang yang tlah pergi dari hidupnya , secercah ingatan menyusup dalam pikirannya, ia teringat saat itu, saat di mana kesendiriannya dimulai.
----------------------------------------
 pagi itu mentari bersinar cerah, seakan tersenyum pada penghuni bumi. Karin berjalan membawa dua bungkusan besar plastik mainan, pagi ini seperti biasa ia berangkat ke rumah sakit tempat ia bekerja sekaligus mengunjungi teman-teman kecilnya. "Pagi mbak Karin" sapa salah satu petugas yang tak asing dengan sosoknya. "Dokter Juli udah dateng?" tanya Karin pada petugas itu. "belum" "yaudah, makasih ya mbak" ujarnya bergegas menuju lift. Ia menatap jam mungil di tangannya, masih cukup. Batinnya. Ia sedikit berlari menuju lift, tatapannya terfokus ke arah lift yang mulai tertutup. Ia tak melihat orang-orang di hadapannya, hingga seseorang menabraknya. Semua mainan terlempar dari plastik yang seharusnya mampu menampung benda-benda itu. "hah, Maaf pak, Saya nggak sengaja" ujarnya. "kamu punya mata nggak sih" ujar laki2 itu ketus. "maaf, saya bener-bener minta maaf" "lain kali jalan liat-liat" ujar laki-laki itu berlalu dari hadapannya. Karin tertunduk mendengar ucapan laki-laki itu, ia kembali membereskan mainan-mainan yang berserakan di lantai. "jam berapa ini?" tanya Karin, sambil menatap jam tangannya. Jam menunjukkan pukul 08.30, Juli bentar lagi dateng. Gumam Karin dalam hati, ia segera memasukkan mainan-mainan itu ke dalam plastk. "selesai" ujarnya. Ia melangkah ke dalam lift. Ia tersenyum lega. Syukurlah, semoga tepat pada waktunya . Batinnya setelah memasuki lift.
------------------------------------------------------------------------------------
 "Pagi semua" sapa Karin. "Pagi kak Karin" jawab anak-anak yang ada dalam ruangan. "Kakak punya sesuatu buat kalian" ujar Karin meletakkan dua kantung mainan tadi."kalian seneng nggak?" lanjutnya. "iya kak" "oke, 1 anak ambil 1 ya" anak-anak begitu gembira mendapat mainan-mainan itu, tawa mereka hangat bak mentari pagi ini. Sesekali Karin mengamati mereka, ia tersentuh mengingat mereka penderita kanker. Ia bersyukur, nasibnya lebih baik dari mereka. Tak lama ia kembali menatap jam tangan mungilnya #to be Continued

Senin, 21 Oktober 2013

Sejarah Sastra Indonesia

Sejarah sastra adalah ilmu yang memperlihatkan perkembangan karya sastra dari waktu ke waktu. Sejarah sastra bagian dari ilmu sastra yaitu ilmu yang mempelajari tentang sastra dengan berbagai permasalahannya. Di dalamnya tercakup teori sastra, sejarah sastra dan kritik sastra, dimana ketiga hal tersebut saling berkaitan.
Selanjutnya (Todorov; 1985: 61) mengatakan bahwa tugas sejarah sastra adalah:
  1. meneliti keragaman setiap kategori sastra.
  2. meneliti jenis karya sastra baik secara diakronis, maupun secara sinkronis.
  3. menentukan kaidah keragaman peralihan sastra dari satu masa ke masa berikutnya.

Periodisasi Sastra Indonesia

Ada beberapa pendapat tentang periodisasi sastra Indonesia, saya mengambil dua diantaranya :

  1. Menurut Nugroho Notosusanto
a. Kesusastraan Melayu Lama
b. Kesusastraan Indonesia Modern
1). Zaman Kebangkitan : Periode 1920, 1933, 1942, 1945
2). Zaman Perkembangan : Periode 1945, 1950 sampai sekarang


  1. Menurut Simomangkir Simanjuntak
a. Kesusastraan masa lama/ purba : sebelum datangnya pengaruh hindu
b. Kesusastraan Masa Hindu/ Arab : mulai adanya pengaruh hindu sampai dengan kedatangan agama Islam
c. Kesusastraan Masa Islam
d. Kesusastraan Masa Baru
1). Kesusastraan Masa Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi
2). Masa Balai Pustaka
3). Masa Pujangga Baru
4). Kesusastraan Masa Mutakhir : 1942 hingga sekarang.




Sejarah Sastra Indonesia


Kepulauan Nusantara yang terletak diantara benua Asia dan Australia dan diantara Samudra Hindia/ Indonesia dengan Samudra Pasifik/ Lautan Teduh, dihuni oleh beratus-ratus suku bangsa yang masing-masing mempunyai sejarah, kebudayaan, adat istiadat dan bahasa sendiri-sendiri.
Bahasa Indonesia berasal dari bahasa melayu yaitu salah satu bahasa daerah di Nusantara. Bahasa Melayu digunakan oleh masyarakat Melayu yang berada di pantai timur pulau Sumatera.

-Kerajaan Melayu yang berpusat didaerah Jambi, pada pertengahan abad ke-7 (689-692) dikuasai oleh Sriwijaya yang beribu kota di daerah Palembang sekarang ini,-


  1. Kesusastraan Melayu Klasik
Sastra Melayu Klasik tidak dapat digolongkan berdasarkan jangka waktu tertentu karena hasil karyanya tidak memperlihatkan waktu. Semua karya berupa milik bersama. Karena itu, penggolongan biasanya berdasarkan atas : bentuk, isi, dan pengaruh asing.
a. Kesusastraan Rakyat (Kesusastraan Melayu Asli)
Kesusastraan rakyat/ Kesusastraan melayu asli, hidup ditengah-tengah masyarakat. Cerita itu diturunkan dari orang tua kapada anaknya, dari nenek mamak kepada cucunya, dari pencerita kepada pendengar. Penceritaan ii dikenal sebagai sastra lisan (oral literature).
Kesusastraan yang tumbuh tidak terlepas dari kebudayaan yang ada pada waktu itu. Pada masa Purba (sebelum kedatangan agama Hindu, Budha dan Islam) kepercayan yang dianut masyarakat adalah animisme dan dinamisme. Karena itu, cerita mereka berhubungan dengan kepercayaan kepada roh-roh halus dan kekuatan gaib yang dimilikinya. Misalnya :
- Cerita asal-usul
- Cerita binatang
- Cerita Jenaka
- Cerita Pelipur lara.


Contoh
Mantra Memasuki hutan rimba
Hai, si Gempar Alam
Gegap gempita
Jarum besi akan romaku
Ular tembaga akan romaku
Ular bisa akan janggutku
Buaya akar tongkat mulutku
Harimau menderam di pengeriku
Gajah mendering bunyi suaraku
Suaraku seperti bunyi halilintar
Bibir terkatup, gigi terkunci
Jikalau bergerak bumi dan langit
Bergeraklah hati engkau
Hendak marah atau hendak
membiasakan aku.


b. Pengaruh Hindu dalam Kesusastraan Melayu
Pengaruh Hindu Budha di Nusantara sudah sejak lama. Menurut J.C. Leur (Yock Fang : 1991:50) yang menyebarkan agama Hindu di Melayu adalah para Brahmana. Mereka diundang oleh raja untuk meresmikan yang menjadi ksatria. Kemudian dengan munculnya agama Budha di India maka pengaruh India terhadap bangsa Melayu semakin besar. Apalagi agama Budha tidak mengenal kasta, sehingga mudah beradaptasi dengan masyarakat Melayu.
- Epos India dalam kesusastraan Melayu
· Ramayana : cerita Ramayana sudah dikenal lama di Nusantara. Pada zaman pemerintahan Raja Daksa (910-919) cerita rama diperlihatkan di relief-relief Candi Loro Jonggrang. Pada tahun 925 seorang penyair telah menyalin cerita Rama ke dalam bentuk puisi Jawa yaitu Kakawin Ramayana. Lima ratus tahun kemudian cerita Rama dipahat lagi sebagai relief Candi Penataran. Dalam bahasa melayu cerita Rama dikenal dengan nama Hikayat Sri Rama yang terdiri atas 2 versi : 1) Roorda van Eysinga (1843) dan W.G. Shelabear.
· Mahabarata : Bukan hanya sekedar epos tetapi sudah menjadi kitab suci agama Hindu. Dalam sastra melayu Mahabarata dikenal dengan nama Hikayat Pandawa. Dalam sastra jawa pengaruh Mahabarata paling tampak dari cerita wayang.

c. Kesusastraan Zaman Peralihan Hindu-Islam, dan pengaruh Islam
Sastra zaman peralihan adalah sastra yang lahir dari pertemuan sastra yang berunsur Hindu dengan sastra yang berunsur Islam di dalamnya. Contoh karya-karya sastra yang masuk dalam masa ini adalah ; Hikayat Puspa raja, Hikayat Parung Punting, Hikayat Lang-lang Buana, dsb.
Sastra pengaruh Islam adalah karya sastra yang isinya tentang ajaran agama Islam yang harus dilakukan oleh penganut agama Islam. Contoh karya : Hikayat Nur Muhammad, Hikayat Bulan Berbelah, Hikayat Iskandar Zulkarnaen dsb.

-Perkembangan agama Islam yang pesat di Nusantara sebenarnya bertalian dengan perkembangan Islam di dunia. Pada tahun 1198 M. Gujarat ditaklukkan oleh Islam. Melalui Perdagangan oleh bangsa Gujarat, Islam berkembang jauh sampai ke wilayah Nusantara. Pada permulaan abad ke-13 Islam berkembang pesat di Nusantara.-

-Pada abad ke-16 dan ke-17 kerajaan-kerajaan di Nusantara satu persatu menjadi wilayah jajahan bangsa-bangsa Eropa yang pada mulanya datang ke Nusantara karena mau memiliki rempah-rempah.-


d. Kesusastraan Masa Peralihan : Perkembangan dari Melayu Klasik ke Melayu Modern
Pada masa ini perkembangan antara kesusastraan Melayu Klasik dan kesusastraan Melayu Modern peralihannya dilihat dari sudut isi dan bahasa yang digunakan oleh pengarangnya. Dua orang tokoh yang dikenal dalam masa peralihan ini adalah Raja Ali Haji dari pulau Penyengat, Kepulauan Riau, dan Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi dari Malaka.
Contoh karya Abdullah : Hikayat Abdullah, Syair Singapura dimakan Api, ia juga menerjemahkan Injil ke dalam bahasa melayu.

Contoh Gurindam Raja Ali Haji


Gurindam pasal pertama

Barang siapa tidak memegang agama
Sekali-kali tidakkan boleh di bilangkan nama

Barang siapa mengenal yang empat
Ia itulah orang yang makrifat

Barang siapa mengenal Allah
Suruh dan tengahnya tiada ia menyalah

Barang siapa mengenal dunia
tahulah ia barang yang terperdaya
Barang siapa mengenal akhirat
Tahulah ia dunia mudarat

Kurang fikir, kurang siasat
Tinta dirimu kelah tersesat

Fikir dahulu sebelum berkata
Supaya terlelah selang sengketa

Kalau mulut tajam dan kasar
Boleh ditimpa bahaya besar

Jika ilmu tiada sempurna
Tiada berapa ia berguna.-


  1. Kesusastraan Indonesia Modern

Lahirnya Kesusastraan Indonesia Modern
Jika menggunakan analogi ¨Sastra ada setelah bahasa ada¨ maka kesusastraan Indonesia baru ada mulai tahun 1928. Karena nama ¨bahasa Indonesia¨ secara politis baru ada setelah bahasa Melayu di diikrarkan sebagai bahasa persatuan pada tanggal 28 Oktober 1928 yang dikenal dengan Sumpah Pemuda.
Namun menurut Ayip Rosidi dan A. Teeuw, Kesusastraan Indonesia Modern ditandai dengan rasa kebangsaan pada karya sastra. Contohnya seperti : Moh. Yamin, Sanusi Pane, Muh. Hatta yang mengumumkan sajak-sajak mereka pada majalah Yong Sumatera sebelum tahun 1928.


a. Masa Kebangkitan (1920-1945)
1). Periode 1920 (Angkatan Balai Pustaka)
Contoh : Puisi M. Yamin

Bahasa, Bangsa
Selagi kecil usia muda
Tidur si anak di pangkuan bunda
Ibu bernyanyi lagu dan dendang
memuji si anak banyaknya sedang
berbuai sayang malam dan siang
buaian tergantung di tanah moyang
….
1922



2). Periode 1933 (Angkatan Pujangga Baru)
Penamaan periode ini di dasarkan pada munculnya majalah ¨Pujangga Baru¨ yang dikelola oleh S.T. Alisyahbana, Armin Pane dan Amir Hamzah.

Contoh : Puisi Amir Hamzah

Datanglah engkau wahai maut
Lepaskan aku dari nestapa
Engkau lagi tempatku berpaut
Diwaktu ini gelap gulita
(Buah Rindu II)


3). Periode 1942 (Angkatan 45)
Chairil Anwar pelopor angkatan 45, nama lain pada masa ini seperti Idrus, Mochtar Lubis dan Pramoedya A T.
Contoh Sajak Chairil :

Awas jangan bikin beta marah
Beta bikin pala mati
Beta kirim datudatu!
Beta Pattirajaaawane, penjaga hutan pala
Beta api dipantai. Siapa mendekat
Tiga kali menyebut beta punya nama.



b. Masa Perkembangan (1945 – sekarang)

1). Periode 1945 (Angkatan 45 : 1942-1953)

2). Periode 1950 (Angkatan 50 dimulai tahun 1953)
Dimasa ini ada Nugroho Notosusanto pengarang Hujan Kepagian, AA Navis pengarang Robohnya Surau Kami, Trisnoyuwono pengarang laki-laki dan mesiu, penyair Toto Sudarto Bachtiar, WS Rendra (juga ada yang menggolongkan ke angkatan 70)
3). Angkatan 66
Pada tanggal 6-9 Mei 1966 Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia bersama dengan KAMI dan KAPPI menyelenggarakan simposium berjudul : ¨Kebangkitan semangat 1966 : Menjelajah Tracee Baru Lekra dan Neolekranisme¨. Dominasi kebudayaan oleh politik, tegas-tegas ditolak. Inilah mulai dinamakannya angkatan 66. Dari kelompok ini, majalah bulanan baru, Horison, segera terbit sebagai suara sastranya.

4), Angkatan 70
Tahun 1970-1990 ada beberapa sastrawan yang terkenal misalnya : Sutardji Calzoum Bachri, Abdul Hadi W.M., Putu Wijaya
Contoh Sajak Abdul Hadi WM : Tawangmangu

kalau kehijauan yang bangkit dari bukti-bukti
dan air terjun, dimana aku pernah lewat dan menghirup
kesegaran pagi dan kuntum melur, sekarang aku batu
yang kau angkat dari tepi sungai dan kaubiarkan abadi
seperti nyawa sekarat mengeliat, mengeliat mungkin kau
sedang menghiasku dengan retakan-retakan air hujan
dan keharuan waktu yang beragam
(dalam Tergantung pada Angin)

Biodataku

aku terlahir dengan naman Putri, lengkapnya Putri Kireina Masyai..
tanggal lahirku 7 Maret 1997, di tanah Pekalongan, Jawa Tengah. Ibuku bernama Maisyaroh, sedang ayahku Syaifudin.. dari nama kedua orang tuaku lah kata Masyai muncul, nama itu tak hanya ada di belakang namaku tetapi juga ada di belakang nama ketiga adikku, yaitu Ramadhanti Sagarmatha Masyai, Nada Anapurna Masyai, dan adik terakhirku Ramadhan Daulagiri Masyai.
aku mulai bersekolah sejak umur 3 tahun, alasannya simple.. karena rumah lamaku dekat dengan sekolahan sehingga setiap pagi banyak anak-anak berangkat ke sekolah, dan itu membuatku iri sehingga orang tuaku menyekolahkan aku di TK Aba noyontaan. Karena usiaku yang masih 3 tahun, aku diharuskan tinggal di tk selama 3 tahun pula hingga usiaku genap 6 tahun. Setelah usiaku 6 tahun, aku bersekolah di SD islam Mahad 4 Pekalongan. Di sana aku mengenal beberapa sahabat yang selali mendukungku, yaitu Riski Faradiba Ariyanti, Dini Nur Solehah, Maudi Putri Rahayu, dan yang terakhir Qonita Nabila. Meski kami baru berteman akrab sejak kelas 6, namun dengan kebiasaan kami yang selalu bersama membuat kami mengerti sifat kami satu sama lain. Sehingga kami saling melengkapi.
Namun setelah lulus SD, kami berlima berpisah. Hanya Bela dan Dini yang masih satu sekolah. Saat smp, aku masuk ke smp 7, di sana aku juga menemukan 2 teman dekat yaitu Dinar Ramadhani dan Titah Bening Surgawi. Kami berteman cukup dekat hingga akhirnya harus terpisah karena sekolah kami yang berbeda, Dinar yang masuk ke SMA islam, Titah yang masuk ke SMA 4, dan aku yang masuk ke SMA 2.
sedangkan saat di SMA, aku bertemu lagi dengan sahabat lamaku, Qonita Nabila atau yang aku panggil Bela. Walaupun hubungan kami tak seakrab saat SD dulu, namun kami tetap bertegur sapa saat bertemu.
Aka menjalani hari-hariku di SMA layaknya anak-anak SMA lainnya, hingga saat akan menginjak akhir semester 2 dibagikan lembaran kertas yang berisi pemilihan jurusan. Tertera 2 jurusan di sana, yaitu Ipa dan Ips. Awalnya aku tertarik dengan dua jurusan itu, namun sudah ketentuan bahwa harus memilih salah satunya. dan aku memutuskan untuk memilih Ipa, setelah dijalani, dan tibalah waktu kenaikan kelas. Ternyata benar aku masuk Ipa , lebih tepatnya 11 Ipa 3. Angka kesukaanku. dan begitulah perjalanan pendidikanku hingga saat ini...